99 UNTUK TUHANKU

Detail Buku :
Pernah diterbitkan dengan judul yang sama pada 1983
Diterbitkan oleh Penerbit Bentang
(PT Bentang Pustaka)
Emha Ainun Nadjib
99 untuk Tuhanku/Emha Ainun Nadjib; penyunting, Ika Yuliana
Kurniasih.—Yogyakarta: Bentang, 2015.
viii + 112 hlm.; 20,5 cm.
ISBN 978-602-291-065-7
1. Puisi Indonesia. I. Judul. II. Ika Yuliana Kurniasih.
Deskripsi Buku :
    Ini “hanya” suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kita.
    Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut diriku sendiri dari tengah cengkeraman kehidupan, kebudayaan, peradaban, politik, ekonomi, persaingan kalah-menang serta berbagai macam kecenderungan yang kulihat makin kurang memberikan dan mengarahkan dirinya kepada Allah.
Mungkin kita berada di masjid: engkau mendengar aku bergumam-gumam sendirian. Seseorang mengatakan kepadamu bahwa aku sedang membaca puisi, seseorang lainnya menyebut aku sedang berdoa, sedang saudara di sebelahmu membisikimu bahwa aku sedang melakukan suatu pertobatan, suatu katarsis pikiran dan roh, sedang melaporkan kekhilafan-kekhilafanku sendiri serta kekhilafan lingkunganku.
    Ketiga penglihatan itu benar semua. Aku memang sedang belajar dari tradisi di desaku; bagaimana pemuda pemudi itu membikin Dziba-an, Terbangan, Manakiban, bahkan “sekadar” belajar azan dan tilawatil Quran, dalam suatu modiikasi budaya yang merangkum maknanya sebagai ungkapan rasa keagamaan, keindahan kesenian, sekaligus pernyataan terus-menerus akan kebenaran Allah.
Bahwa rangkuman tiga makna itu tak terpilahkan, adalah merupakan sikap hidup yang telah kupilih. Maka, ia juga yang melandasi pola ungkapku. Maka, barangkali engkau akan menjumpai dalam buku ini, beberapa hal yang sebelumnya pernah engkau baca dalam himpunan-himpunan lepas “puisi-puisi”-ku. Aku menyaring seluruh yang pernah kuungkapkan, membawanya ke dalam suatu sikap sembahyang, yakni buku 99 untuk Tuhanku ini. Selebihnya, biarlah menjadi masa silam.
 Dengan segala kerendahan hati semoga Allah membimbingku pada proses sembahyang yang seutuhnya. Semoga ada-ku tak lain adalah sembahyang abadi.
Categories:
Similar Books